Arsip Blog

Senin, 09 April 2012

Tips menggunakan jalan pintas pada keyboard

Tips bagi anda yang ingin menjalankan jalan pintas melalui keyboard anda, tanpa harus membuka dulu atau memblok semua atau membuka dulu aplikasi tersebut.

• CTRL+C (Salin)
• CTRL+X (Potong)
• CTRL+V (Tempel)
• CTRL+Z (Urungkan)
• DELETE (Hapus)
• SHIFT+DELETE (Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa meletakkan item tersebut di dalam Keranjang Sampah)
• CTRL saat menyeret item (Menyalin item yang dipilih)
• CTRL+SHIFT saat meyeret item (Membuat pintasan ke item yang dipilih)
• Tombol F2 (Menamai ulang item yang dipilih)
• CTRL+PANAH KE KANAN (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal kata berikutnya)
• CTRL+PANAH KE KIRI (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal kata sebelumnya)
• CTRL+PANAH KE BAWAH (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal paragraf berikutnya)
• CTRL+PANAH KE ATAS (Memindahkan titik penyisipan ke bagian awal paragraf sebelumnya)
• CTRL+SHIFT dan salah satu tombol panah (Menyorot sekumpulan teks)
• SHIFT dan salah satu tombol panah (Memilih lebih dari item di dalam jendela atau desktop, atau memilih teks di dalam dokumen)
• CTRL+A (Pilih semua)
• Tombol F3 (Mencari file atau folder)
• ALT+ENTER (Menampilkan properti untuk item yang dipilih)
• ALT+F4 (Menutup item yang sedang aktif, atau keluar dari program yang sedang aktif)
• ALT+ENTER (Menampilkan properti untuk objek yang dipilih)
• ALT+SPASI (Membuka menu pintasan untuk jendela yang sedang aktif)
• CTRL+F4 (Menutup dokumen yang sedang aktif di dalam program yang memungkinkan Anda membuka banyak dokumen sekaligus)
• ALT+TAB (Berganti di antara item yang terbuka)
• ALT+ESC (Bergilir di antara item sesuai urutan pembukaannya)
• Tombol F6 (Bergilir di antara elemen layar dalam jendela atau desktop)
• Tombol F4 (Menampilkan daftar baris Alamat di dalam Komputer Saya atau Windows Explorer)
• SHIFT+F10 (Menampilkan menu pintasan untuk item yang dipilih)
• ALT+SPASI (Menampilkan menu Sistem untuk jendela yang sedang aktif)
• CTRL+ESC (Menampilkan menu Mulai menjalankan)
• ALT+Huruf yang digarisbawahi di dalam nama menu (Menampilkan menu yang bersangkutan)
• Huruf yang digarisbawahi di dalam nama perintah pada menu yang terbuka (Menjalankan perintah yang bersangkutan)
• Tombol F10 (Mengaktifkan baris menu di dalam program yang sedang aktif)
• PANAH KE KANAN (Membuka menu berikutnya ke sebelah kanan, atau membuka submenu)
• PANAH KE KIRI (Membuka menu berikutnya ke sebelah kanan, atau menutup submenu)
• Tombol F5 (Memperbarui jendela yang sedang aktif)
• BACKSPACE (Menampilkan folder satu tingkat ke atas di dalam Komputer Saya atau Windows Explorer)
• ESC (Membatalkan tugas yang sedang dijalankan)
• SHIFT saat memasukkan CD-ROM ke dalam pengandar CD-ROM (Mencegah CD-ROM memutar secara otomatis)
• CTRL+SHIFT+ESC (Membuka Pengelola Tugas)

Pintasan keyboard kotak dialog

Apabila Anda menekan SHIFT+F8 di dalam kotak daftar pilihan perluasan, Anda mengaktifkan mode pilihan perluasan. Di dalam mode ini, Anda dapat menggunakan tombol panah untuk memindahkan kursor tanpa mengubah pilihan. Anda dapat menekan CTRL+SPASI atau SHIFT+SPASI untuk mengatur pilihan. Untuk membatalkan mode pilihan perluasan, tekan lagi SHIFT+F8. Mode pilihan perluasan akan batal dengan sendirinya saat Anda menggerakkan fokus ke kontrol lainnya.

• CTRL+TAB (Bergerak ke depan sepanjang tab)
• CTRL+SHIFT+TAB (Bergerak ke belakang sepanjang tab)
• TAB (Bergerak ke depan sepanjang opsi)
• SHIFT+TAB (Bergerak ke belakang sepanjang opsi)
• ALT+Huruf yang digarisbawahi (Menjalankan perintah yang bersangkutan atau memilih opsi yang bersangkutan)
• ENTER (Menjalankan perintah untuk opsi atau tombol yang sedang aktif)
• SPASI (Memilih atau menghapus kotak centang apabila opsi yang sedang aktif adalah kotak centang)
• Tombol panah (Memilih tombol apabila opsi yang sedang aktif adalah grup tombol opsi)
• Tombol F1 (Menampilkan Bantuan)
• Tombol F4 (Menampilkan item di dalam daftar yang sedang aktif)
• BACKSPACE (Membuka folder satu tingkat ke atas apabila dipilih folder di kotak dialog Simpan Sebagai atau Buka)

Pintasan keyboard asli Microsoft
• Logo Windows (Menampilkan atau menyembunyikan menu Mulai Menjalankan)
• Logo Windows+BREAK (Menampilkan kotak dialog Properti Sistem)
• Logo Windows+D (Menampilkan desktop)
• Logo Windows+M (Meminimalkan semua jendela)
• Logo Windows+SHIFT+M (Memulihkan jendela yang diminimalkan)
• Logo indows+E (Membuka Komputer Saya)
• Logo Windows+F (Mencari file atau folder)
• CTRL+Logo Windows+F (Mencari komputer)
• Logo Windows+F1 (Menampilkan Bantuan Windows)
• Logo Windows+ L (Mengunci keyboard)
• Logo Windows+R (Membuka kotak dialog Jalankan)
• Logo Windows+U (Membuka Pengelola Utilitas)

Pintasan aksesibilitas keyboard

• SHIFT Kanan selama delapan detik (Menghidupkan atau mematikan FilterKeys)
• ALT Kiri+SHIFT Kiri+PRINT SCREEN (Menghidupkan atau mematikan Kontras Tinggi)
• ALT Kiri+SHIFT Kiri+NUM LOCK (Menghidupkan atau mematikan MouseKeys)
• SHIFT lima kali (Menghidupkan atau mematikan StickyKeys)
• NUM LOCK selama lima detik (Menghidupkan atau mematikan ToggleKeys)
• Logo Windows +U (Membuka Pengelola Utilitas)

Pintasan keyboard Windows Explorer

• END (Menampilkan bagian bawah jendela yang sedang aktif)
• HOME (Menampilkan bagian atas jendela yang sedang aktif)
• NUM LOCK+Tanda Bintang (*) (Menampilkan semua submap yang berada di bawah folder yang dipilih)
• NUM LOCK+Tanda tambah (+) (Menampilkan konten folder yang dipilih)
• NUM LOCK+Tanda kurang (-) (Menutup folder yang dipilih)
• PANAH KE KIRI (Menutup pilihan yang ada apabila diperluas, atau memilih folder utama)
• PANAH KE KANAN (Menampilkan pilihan yang ada apabila tertutup, atau memilih submap pertama)

Tombol Pintasan untuk Peta Karakter

Setelah mengklik dua kali karakter pada baris karakter, Anda dapat bergerak sepanjang baris dengan menggunakan pintasan keyboard:

• PANAH KE KANAN (Bergerak ke kanan atau ke bagian awal baris berikutnya)
• PANAH KE KANAN (Bergerak ke kiri atau ke bagian akhir baris sebelumnya)
• PANAH KE ATAS (Bergerak ke atas satu baris)
• PANAH KE BAWAH (Bergerak ke bawah satu baris)
• PAGE UP (Bergerak ke atas per satu layar)
• PAGE DOWN (Bergerak ke bawah per satu layar)
• HOME (Bergerak ke awal baris)
• END (Bergerak ke akhir baris)
• CTRL+HOME (Bergerak ke karakter pertama)
• CTRL+END (Bergerak ke karakter terakhir)
• SPASI (Berganti antara mode Perbesaran dan Normal saat sebuah karakter dipilih)

Pintasan jendela utama Konsol Manajemen Microsoft (MMC)

• CTRL+O (Membuka konsol yang tersimpan)
• CTRL+N (Membuka konsol baru)
• CTRL+S (Menyimpan konsol yang dibuka)
• CTRL+M (Menambah atau menghapus item konsol)
• CTRL+W (Membuka jendela baru)
• Tombol F5 (Memperbarui konten semua jendela konsol)
• ALT+SPASI (Menampilkan menu jendela MMC)
• ALT+F4 (Menutup konsol)
• ALT+A (Menampilkan menu Tindakan)
• ALT+V (Menampilkan menu Tampilan)
• ALT+F (Menampilkan menu File)
• ALT+O (Menampilkan menu Favorit)

Pintasan keyboard jendela konsol MMC

• CTRL+P (Mencetak halaman atau jendela yang sedang aktif)
• ALT+Tanda kurang (-) (Menampilkan menu jendela untuk jendela konsol yang sedang aktif)
• SHIFT+F10 (Menampilkan menu pintasan Tindakan untuk item yang dipilih)
• Tombol F1 (Membuka topik Bantuan, jika ada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F5 (Memperbarui konten semua jendela konsol)
• CTRL+F10 (Memaksimalkan jendela konsol yang aktif)
• CTRL+F5 (Memulihkan jendela konsol yang aktif)
• ALT+ENTER (Menampilkan kotak dialog Properti, jika ada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F2 (Menamai ulang item yang dipilih)
• CTRL+F4 (Menutup jendela konsol yang aktif) Apabila konsol hanya memiliki satu jendela, pintasan akan menutup konsol tersebut)

Navigasi sambungan desktop jarak jauh

• CTRL+ALT+END (Membuka kotak dialog Microsoft Windows NT Keamanan)
• ALT+PAGE UP (Berganti antara program dari kiri ke kanan)
• ALT+PAGE DOWN (Berganti antara program dari kanan ke kiri)
• ALT+INSERT (Bergulir di antara program dalam urutan yang paling akhir digunakan)
• ALT+HOME (Menampilkan menu Mulai Menjalankan)
• CTRL+ALT+BREAK (Berganti di antara jendela dan layar penuh pada komputer klien)
• ALT+DELETE (Menampilkan menu Windows)
• CTRL+ALT+Tanda kurang (-) (Meletakkan snapshot keseluruhan area jendela klien pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsionalitas yang sama dengan menekan ALT+PRINT SCREEN pada komputer setempat.)
• CTRL+ALT+Tanda tambah (+) (Meletakkan snapshot jendela klien yang aktif pada clipboard server Terminal dan menyediakan fungsionalitas yang sama dengan menekan PRINT SCREEN pada komputer setempat.)

Navigasi Microsoft Internet Explorer

• CTRL+B (Membuka kotak dialog Atur Favorit)
• CTRL+E (Membuka baris Pencarian)
• CTRL+F (Menjalankan utilitas Temukan)
• CTRL+H (Membuka baris Riwayat)
• CTRL+I (Membuka baris Favorit)
• CTRL+L (Membuka kotak dialog Buka)
• CTRL+N (Menjalankan item browser lainnya dengan alamat Web yang sama)
• CTRL+O (Membuka kotak dialog Buka, sama dengan CTRL+L)
• CTRL+P (Membuka kotak dialog Cetak)
• CTRL+R (Memperbarui halaman Web yang ada)
• CTRL+W (Menutup jendela yang ada) Informasi lainnya
• Beberapa pintasan keyboard kemungkinan tidak dapat dijalankan apabila StickyKeys dihidupkan dalam Opsi Aksesibilitas.
• Beberapa pintasan klien Layanan Terminal yang sama dengan pintasan di dalam Berbagi Desktop Jarak Jauh tidak tersedia apabila Anda menggunakan Bantuan Jarak Jauh dalam Windows XP Home Edition.
• Beberapa artikel Basis pengetahuan Microsoft lainnya yang memiliki

informasi yang sama dengan artikel ini adalah:

126449 (http://support.microsoft.com/kb/126449/ ) Pintasan keyboard untuk Windows (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).

255090 (http://support.microsoft.com/kb/255090/ ) Navigasi tombol tekan dalam Bantuan Windows 2000 (Artikel ini mungkin berisi link ke konten berbahasa Inggris (belum diterjemahkan)).

• Baca Bantuan untuk informasi terbaru mengenai navigasi keyboard dan kunjungi Website Aksesibilitas Microsoft berikut ini untuk informasi tambahan yang terkait dengan pintasan keyboard dan navigasi keyboard dalam Windows dan produk Microsoft lainnya:

http://www.microsoft.com/enable

semoga bermanfaat

Tips Mempercepat Booting

Langkah 1 :
Buka aplikasi notepad
Ketikkan “del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.*/q” (Tanpa tanda kutip )
dan save as dengan nama ntosboot.bat dalam drive c:\

Langkah 2 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan ketikkan gpedit.msc

Langkah 3 :
Klik Computer Configuration–>Windows Settings–>Script–>lalu klik 2 kali pada Shutdown

Langkah 4 :
Dalam Windows Shutdown Properties klik add lalu browse. lalu cari letak file ntosboot.bat yang anda buat tadi dan klik open

Langkah 5 :
Lalu klik OK ,Apply dan OK sekali lagi untuk menyelesaikannya

Langkah 6 :
Lalu klik menu Start–>Run–> dan devmgmt.msc

Langkah 7 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Primary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )

Langkah 8 :
Pilih Advanced Settings
Pada Device 0 atau Device 1
Ganti Device Type menjadi None ( Ganti saja pilihan Device Type yang tidak terkunci )

Langkah 9 :
Klik IDE ATA/ATAPI controllers–>Secondary IDE Channel ( Klik 2 kali untuk membuka properties )
Ulangi seperti Langkah 8

Langkah 10 :
Restart Komputer anda dan anda bisa lihat perubahannya.

Pengertian Pascal

Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan

Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
• Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: Boolean, integer, real, char, string,
• User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
• Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
• Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
• Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics).

Tipe Data

Dalam bahasa Pascal terdapat beberapa jenis tipe data yang bisa digunakan untuk sebuah variabel atau konstanta pada program. Tipe Data tersebut antara lain adalah

Tipe Data Deskripsi (range variabel)
Byte angka dari 0 sampai 255
Integer angka dari -32768 to 32767
Real semua nilai pecahan dari 1E-38 to 1E+38
Boolean nilai TRUE atau FALSE
Char semua karakter dari tabel ASCII
String semua huruf, spasi, frase

Contoh program

Contoh program Hello World menggunakan bahasa pascal adalah sebagai berikut:
Program HelloWorld;
begin
writeln('Hello world');
end.

PERBEDAAN SYSTEM NTFS, FAT DAN FAT 32

Anda bingung pada saat menginstal computer pada saat pemilihan system NTFS atau FAT atau FAT 32. Anda bisa memilih diantara tiga file system untuk partisi hardisk Anda ketika menjalankan Windows XP, yaitu NTFS, FAT dan FAT32. Informasi berikut ini bisa Anda gunakan untuk membandingkan diantara ketiganya.

Windows Xp mempunyai 3 filesystem

1. FAT 16 = File Allocation Table 16
2. FAT 32 = File Allocation Table 32
3. NTFS = NT File System

* NTFS

NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT.

Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.

Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy.

Untuk itu sangat disarankan kepada anda untuk menyediakan partisi yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi. Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah. Namun dengan teknologi Windows Xp sekarang yang mempunyai Recovery Tool sendiri , Saya rasa itu tidak begitu penting karena kemampuan Recovery Tool dari Windows Xp sudah cukup baik.

NTFS lebih powerful dibandingkan FAT atau FAT32, dan juga file system tersebut sudah mengandung fitur-fitur yang bisa meng-handle Active Directory dan juga fitur-fitur security lainnya. Anda bisa menggunakan fitur Active Directory dan keamanan berbasis domain dengan memilih file system NTFS ini.

* FAT16

FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS tahun 1981 (udah lama banget). Awalnya, Sistim ini didesign untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di harddisk.

Keuntungan FAT16 adalah file system ini kompatibel hampir di semua Operating System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi , jadi semakin besar harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk.
Hal jelek lain adalah FAT16 tidak mendukung kompresi , enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.

* FAT32

FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16.

Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.


Kebaikan dan Kelemahan

* Pada Windows XP telah tersedia utility yang ampuh untuk mengatasi ini, yang bernama CONVERT (convert.exe). Silakan Anda masuk ke DOS prompt dan mengetikkan "help convert" untuk lebih jauh mengetahui informasi detail mengenai cara mengkonversi partisi FAT Anda ke NTFS.

* Jika Anda membutuhkan pembatasan akses ke dalam file-file Anda, maka Anda butuh NTFS. Jika Anda menggunakan FAT32, maka semua user akan memiliki hak akses ke dalam seluruh file-file yang ada pada komputer Anda.

* NTFS merupakan format file system yang bisa bekerja baik dengan hardisk yang berkapasitas besar. (Pilihan file system terbaik selanjutnya untuk masalah meng-handle hardisk kapasitas yang besar adalah FAT32)

Ada satu kondisi dimana Anda memang harus menggunakan file system FAT atau FAT32. Jika Anda membutuhkan komputer yang ingin menjalankan sistem operasi Windows pada versi yang lebih lama dan hanya kadang-kadang saja menggunakan Windows XP, maka Anda memang membutuhkan partisi FAT atau FAT32 sebagai primary (startup) partition pada hardisk Anda.

Ini dikarenakan bahwa versi Windows yang terdahulu tidak akan mampu membaca partisi NTFS yang mutakhir. Pengecualian berlaku bagi Windows 2000 dan Windows NT SP4 atau setelahnya. Windows NT SP4 bisa mengakses NTFS dengan beberapa keterbatasan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah begitu Anda sudah mengkonversi suatu partisi dari FAT atau FAT32 ke NTFS, maka Anda tidak akan dengan mudah mengembalikannya kembali ke FAT atau FAT32. Anda harus melakukan reformat drive atau partisi untuk mengembalikan ke forlat file system sebelumnya.

Berikut ini adalah deskripsi dari kompatibilitas dari masing-masing file system terhadap beberapa sistem operasi yang ada.

* NTFS
Sebuah komputer yang menjalankan Windows XP atau Windows 2000 dapat mengakses partisi NTFS. Komputer dengan sistem operasi Windows NT SP4 bisa mengakses partisi NTFS dengan beberapa keterbatasan tertentu.

Sementara sistem operasi lainnya tidak bisa mengakses partisi NTFS ini (walaupun ada yang sudah bisa mencobanya, seperti Linux).

* FAT

File system ini bisa diakses oleh sistem operasi MS-DOS, semua versi Windows, Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan juga OS/2. Linux juga memiliki kemampuan untuk membaca file system ini.

* FAT32

File system ini bisa diakses oleh Windows 95 OSR2, Windows 98, Windows Millenium Edition, Windows 2000 dan juga Windows XP. Linux juga memiliki kemampuan untuk membaca file system ini.

Berikut ini adalah komparasi disk dan ukuran file yang bisa dikelola pada masing-masing file system.

* NTFS

Dianjurkan untuk digunakan pada kondisi minimum partisi yang berukuran 10 MB. Volume disk yang lebih besar dari 2 TB (terabytes) bisa juga menggunakan file system ini. NTFS tidak bisa digunakan pada floppy disk. Sementara itu ukuran file maksimum hanya tergantung pada ukuran dari volume disk yang ada.

* FAT

Bisa meng-handle volume disk dari floppy disk sampai dengan yang berukuran 4 GB. File system ini tidak mendukung domain dan maksimum ukuran file-nya adalah sampai 2 GB.

* FAT32

Mampu meng-handle volume disk dari 512 MB sampai dengan 2 TB. Pada Windows XP, Anda bisa memformat sebuah volume disk FAT32 hanya sampai 32 GB saja. File system ini tidak mendukung domain dan maksimum ukuran file-nya adalah sampai 4 GB.

Semoga bermanfaat..

Membuat Font Pribadi di Windows

Windows XP ada tool yang namanya Private Character Editor. Dengan tool ini kita dapat membuat karakter/huruf pribadi (atau logo) yang digunakan dalam font library. Kita dapat membuat sampai dengan 6.400 karakter pribadi, baik dengan memulai dari halaman kosong atau mengedit salah satu karakter dari jenis font yang sudah terinstall dalam komputer. Shortcut tool ini tidak dapat ditemui dalam program menu, itulah sebabnya sebagian pengguna bisa jadi tidak mengetahui keberadaannya seperti saya.

Untuk mulai menjalankan Private Character Editor, dapat dilakukan dari Start - Run, kemudian ketikkan eudcedit. Setelah itu akan nampak jendela seperti image di bawah ini

Article Source: Forum Komunitas Teknisi Ponsel Indonesia Membuat Font Pribadi di Windows
Kotak-kotak tersebut merupakan ruang penyimpanan karakter yang kita buat. Jika belum pernah membuat, pilih salah satu, atau agar terurut pilih kotak kiri-atas, baru kemudian pilih OK. Selanjutnya kita dapat mulai membuat karakter yang diinginkan dengan pilihan peralatan pada toolbar sebelah kiri (atau melalui menu Tool - Item).

Seperti telah saya sebutkan di atas, karakter yang akan dibuat dapat mengedit dari karakter suatu jenis font yang telah ada, dengan menggunakan menu Edit - Copy character..

Kita dapat mengasosiasikan karakter yang dibuat untuk salah satu jenis font atau untuk semua jenis font (default). Untuk mengubahnya dilakukan dari menu File - Links..Jika sudah selesai simpan karakter yang telah dibuat dengan menu Save Character atau Save Character As.. Selanjutnya kita telah siap menggunakan karakter font yang telah dibuat.

Untuk menggunakannya, buka aplikasi dimana karakter yang dibuat akan digunakan. Selanjutnya buka Character Map, dari Start - All Programs - Accessories — System Tools. Jika sebelumnya kita mengelinkan karakter yang dibuat untuk semua jenis font, maka pilih pada All Fonts (Private Character) atau jika sebelumnya mengelink-kan dengn font tertentu carilah nama font tersebut yang di sertai (Private Character).

Seperti telah saya sebutkan di atas, karakter yang akan dibuat dapat mengedit dari karakter suatu jenis font yang telah ada, dengan menggunakan menu Edit - Copy character.. Kita dapat mengasosiasikan karakter yang dibuat untuk salah satu jenis font atau untuk semua jenis font (default). Untuk mengubahnya dilakukan dari menu File - Links..

Jika sudah selesai simpan karakter yang telah dibuat dengan menu Save Character atau Save Character As.. Selanjutnya kita telah siap menggunakan karakter font yang telah dibuat.

Untuk menggunakannya, buka aplikasi dimana karakter yang dibuat akan digunakan. Selanjutnya buka Character Map, dari Start - All Programs - Accessories — System Tools. Jika sebelumnya kita mengelinkan karakter yang dibuat untuk semua jenis font, maka pilih pada All Fonts (Private Character) atau jika sebelumnya mengelink-kan dengn font tertentu carilah nama font tersebut yang di sertai (Private Character).
Setelah itu akan muncul daftar karakter yang telah dibuat, dan pilih karakter yang akan digunakan dengan cara meng-kliknya dilanjutkan mengklik tombol Select dan Copy.
selesai..
semoga bermanfaat ya...

Fungsi Defragment

Tips bagi kalian yang ingin mempercepat kinerja computer setelah lama dipakai.

Defrag adalah salah satu tool yang disediakan oleh Windows yang digunakan untuk menganalisa volume drive dan untuk meng- alokasikan dan meng-konsolidasikan ulang file – file ataupun folder – folder yang terpisah – pisah.

Windows akan Men-defrag harddsik dan memulai membaca file dari sector awal sampai dengan sector akhir dari file atau folder sebelum membuka file tersebut, mendefrag harddisk membuat lebih cepat dalam membaca data. Karena sifat defragmentation adalah menyusun data harddisk yang tidak tersusun rapi, karena bila kita ingin membuat computer kita bekerja lebih cepat, coba saja mendefrag computer kita tersebut.

Kegunaan defrag adalah

1. mempercepat komputer dalam mencari dan membuka data
2. Apabila ada data yang terhapus (delete) dan sudah tidak ada di recycle bin, maka tingkat keberhasilan dalam mengembalikan data akan lebih besar, karena datany sudah tersusun dengan rapih.

Cara Menginstal Windows XP Bagi Pemula

Tips bagi kalian yang baru mempunyai laptop atau pc destop baru belum terinstal. semoga bermanfaat

1. yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp. Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable) .lalu Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program) tapi biasanya untuk laptop atau pc desktop jaman sekarang bisa kok tanpa harus install windows 98 terlebih dahulu dan jangan lupa catat dulu serial numbernya sebelum anda menginstal.( catat dikertas tersendiri biar tidak usah repot)

2. Yang pasti computer anda ada cd roomnya atau dvd room nya kalu nggak ada ya susah instalnya,tapi sekarang bisa kok install windows paki flashdisk.

3.Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.

Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang

4.Siapkan Cd driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboat, sound, dan driver VGA card

5.Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, jangan lupa juga sediakan kopi. Supaya anda tidak ngantuk dalam proses pengistalan yang karena lumayan memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda)

Proses Instalasi :
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.

2.Restart computer.

3.pilih booting awal ke Cd room

Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Pres Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard.

Otomatis tampilan layar monitor akan menuju bios biasanya warna biru, kemudian anda cari sub menu yang memanagement booting (biasanya sub menu advance bios feature-boot sequence).

Jika Motherboat anda keluaran terbaru untuk mengganti booting awal ke cd room anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11, tentunya setelah anda restart.

Jika anda masih belum mengerti tanyakan pada teman anda yang menurut anda mengetahui sedikit banyak tentang cara mengganti booting awal ke cd room.

Karena proses penggantian menu booting pada bios berbeda-beda, kalu bisa anda harus lebih teliti dalam melakukan penggantian ini,bisa-bisa pc atau laptop baru anda yang malah rusak..hehheh..

4.Setelah proses booting berhasil kemudian ada tulisan pres any key to boot from cd, maka anda harus menekan salah satu tombol di keyboard anda (misal tekan enter), setelah itu layar computer otomatis menjadi warna biru.

5.Anda akan berada pada layar window setup (tulisan window setup berada dipojok kiri atas), tunggu saja sampai muncul tampilan proses pemilihan seperti apakah anda mau merepair atau menginstal

6.kemudian muncul layar window xp proses setup (tulisan ini juga berada pada pojok kiri atas).dilayar ini anda akan dihadaokan pada pilihan seperti :

To setup window xp press ENTER

To repair winows xp installing using recovery……, press R

To quit setup……… press F3

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER

7.Lalu anda dihadapkan pada layar window xp licency agreement
Pada layar ini anda pilih/tekan F8

8.Kemudian anda dihadapkan lagi pada layar windowxp process setup, dilayar ini terdapat juga pilihan-pilihan seperti :

To repair, press R

To continue , press ESC (escape)

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang kedua yaitu anda tekan ESC.

9.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan, seperti :

To setup, press ENTER (untuk menginstal)

To create……., Press C (untuk membuat partition baru pada computer anda)

To delete……., Press D (untuk menghilangkan parttion yang anda telah buat sebelumnya)

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER

10.Kemudian anda juga akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan, seperti :

To Continue, Press C

To Select Different….., Press ESC

Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan C

11.Lalu ada pilihan-pilihan lagi, seperti :

..........NTFS (Quick)
……..FAT (Quick)
……..NTFS
……..FAT
……...Confert to NTFS/FAT
……..Leave No Change.

Pada pilihan-pilihan tersebut terserah anda mau pilih yang mana tergantung anda apakah mau memakai system NTFS atau sytem FAT

Tetapi penulis biasanya memakai sytem FAT, karena FAT bisa dibaca pada System Windows 98.

Jadi pada pilihan tersebut diatas, pilih pilihan ke dua yaitu memakai System FAT. Tuliasan Quick berarti saat anda memformat Drive C tersebut Prosesnya Cepat.

12.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan seperti :

To Format, Press F

To Select..., Press ESC

pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan F

13.Lalu tekan ENTER, ENTER……

14.Anda tunggu Proses tersebut.

15.Nanti pada saat kurang lebih pada menit ke 33 akan muncul windows baru yaitu system meminta Serial Number, Waktu dan Area/Zona (pada saat memilih area/zona pilih GMT+7 yaitu area Jakarta)…..next

16.Tunggu Proses Instalasi……….

17.Pada Saat Komputer Restart anda jangan menekan apa-apa sampai proses instalasi tersebut selesai.

18.Setelah proses instalasi selesai, kemudian anda install Drivernya.

19.Selesai

Semoga bermanfaat ya bagi anda semua yang punya laptop atau pc desktop baru..